Thursday, February 1, 2018

Dasar Pemograman: Kode Kondisional - UDINUS



Disamping program Hello World yang paling sederhana, kita memerlukan kode kita agar lebih cerdas dari itu. Kita perlu mengajukan pertanyaan. Misalnya jika saldo bank positif, hitung bunga, Jika negatif, tetapkan penalti. Jika user mencentang checkbox pada formulir, tambahkan ke mailing list. Kita perlu memiliki kode yang terkadang berjalan, dan terkadang tidak tergantung pada kondisi program pada saat itu. Ini adalah kode kondisional.

IF STATEMENT

    if ( kondisi ) {
       // jika true, eksekusi kode disini

    } else {
        // jika false, eksekusi kode disini
    }
If statements, yang ditemukan di setiap bahasa pemograman. Statements if ini ditulis dalam bahasa yang berbasis C. Disini saya meletakan bebeapa spasi dan line break agar lebih jelas. Intinya, ketika kita menggunakan kondisi if, kita menulis kata if, kemudian sepasang tanda kurung, lalu sepasang kurung kurawal.


Dan format umumnya yaitu, jika beberapa kondisi benar, maka lakukan kode apa saja di antara tanda kurung kurawal. Tapi pertanyaan nya, bagaimana jika itu salah?. Kita bisa menulis kata else, kemudian tanda kurung kurawal. Jadi, jika kondisi tersebut true/benar, program akan mengeksekusi kode apapun di kurung kurawal pertama, jika false, program akan mengeksekusi kode setelah else

SWITCH STATEMENT


    switch ( grade ) {
        caseA” : // output “Sempurna!”..
                  break;
        caseB” : // output “Bagus!”..
                  break;
        case C” : // output “Bisa dikembangkan lagi..”
                  break;
    }
Di beberapa banyaknya bahasa, programmers menulis switch statement menggunakan satu atau dua kata kunci. syntax yang typical meliputi:
  • line pertama mengandung kata kunci yang sederhana, biasanya switch, case, atau select, diikuti dengan expression atau variable control dari switch statement
  • kondisi yang menjelasakan suatu variable (nilainya), lalu diikuti dengan konsekuensi statement untuk dieksekusi jika sama nilainya
  • statement break yang biasanya ditulis diakhir statement

NOTASI ALGORITMIK


JUDUL
{Program untuk menghitung granit yang dibutuhkan di suatu ruangan
serta biayanya}
{Dengan kriteria:
- luas ruangan dalam m2
- harga satu granit Rp 170.000.-
- 1 dus berisi 5 granit yang berukuran masing-masing 100cmx100cm
KAMUS
luasRuangan : integer
totalGranit : integer
totalDusGranit : integer
HargaSatuGranit : integer
hargaTotal : integer
bayar: integer
ALGORITMA
hargaSatuGranit ← 170000

input (luasRuangan)

{menentukan harga dan total granit}
if (luasRuangan mod 100 ≠ 0) then
totalGranit ← luasRuangan div 100 + 1
else
totalGranit ← luasRuangan div 100
endif
hargaTotal ← hargaSatuGranit * totalGranit

{menentukan total dus granit}
if (totalGranit mod 5 ≠ 0) then
totalDusGranit ← totalGranit div 5 + 1
else
totalDusGranit ← totalGranit div 5
endif

output (hargaTotal)             {uang yang dibutuhkan}
output (bayar)
output (bayar - hargaTotal)     {uang sisa}

output (totalDusGranit}
output (totalGranit)

Dasar Pemograman: Variabel dan Tipe Data - UDINUS


VARIABEL DAN TIPE DATA

Begitu kita menulis program yang paling sederhana dalam bahasa pemrograman apa pun, kita harus melacak informasi. Misalnya jika kita membangun kalkulator, kita perlu mencatat jumlah, angka, dan operator. atau jika kita menulis program permainan, kita mungkin perlu mengetahui skor, posisi pemain di layar, berapa banyak nyawa. Semua ini adalah data dan kita membuat variabel untuk menyimpan data tersebut.

Variabel sebenarnya hanya sebuah kontainer. Mereka mengambil potongan kecil dari memori komputer. Kita memberikan nama variabel yang akan digunakan saat program berjalan dan kemudian kita beri nilai di dalamnya, seperti alamat email atau tanggal atau posisi atau nomor, dan kemudian kita bisa merubah nilai itu sesuai yang kita butuhkan.

Nama yang Anda gunakan untuk variabel harus ditulis sebagai satu kata, tidak boleh ada spasi, dan bisa terdiri dari huruf, angka, tanda dolar dan garis bawah. Tidak ada karakter lain lagi yang bolehkan, dan juga harus diketahui, nama variabel tidak bisa dimulai dengan angka.

Sebenarnya, yang terjadi ketika kita mendeklarasi sebuah variabel, kita mengambil sedikit area di memori untuk menampung sebuah nilai. Jadi, setelah baris kode ini berjalan, variabel ini terbuat, memiliki nama tahun, tapi tidak ada nilainya. Ini dianggap sebagai undefined. Tapi tidak ada gunanya memiliki variabel yang tidak terdefinisi. Jadi kita bisa define atau set sebuah initial value dari variable. Kita bisa melakukannya dengan 2 statements (int tahun kemudian tahun sama dengan 2018). Tanda sama dengan merupakan sebuah assignment, jadi kita mengatur variabel tahun dengan nilai 2018. Anda juga bisa menggabungkan ini menjadi satu statement.

Di bahasa C, ada 5 tipe data dasar yang diasosiasikan dalam variable
  • int - integer: angka
  • float - floating point value: angka desimal
  • double - double-precision floating point value
  • char - single character
  • void - valueless type

OPERATOR

  • Aritmatika: Ini adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika / matematis pada operand, contoh (+, -, *, /, %,++,–).
  • Relasional: Operator relasional digunakan untuk membandingkan nilai dari dua operan. Sebagai contohnya, memeriksa apakah satu operan sama dengan operan lainnya, operan lebih besar daripada operan lain dll. Beberapa operator relasional antara lain (==,>, =, <=).
  • Operator Logis: Digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih kondisi / kendala atau untuk melengkapi evaluasi kondisi semula dengan pertimbangan. Hasil operasi operator logika adalah nilai boolean yang benar atau salah.
  • Operator assignment: Digunakan untuk meng-asign, atau menetapkan nilai pada variabel.

NOTASI ALGORITMIK


JUDUL
{Program untuk menjumlahkan 3 bilangan integer}
KAMUS
operand1, operand2, operand3, hasil : integer
ALGORITMA
input (operand1}
input (operand2}
input (operand3}
hasil ← operand1 + operand2 + operand3
output (hasil)
JUDUL
{Program untuk menghitung lama kuliah}
{Dengan mengurangi jam keluar dosen dengan jam masuk dosen
yang sebelumnya dikonversikan kedalam detik}
KAMUS
jamMasuk, menitMasuk, detikMasuk : integer
jamKeluar, menitKeluar, detikKeluar : integer
jamDurasi, menitDurasi, detikDurasi : integer
totalDetikMasuk, totalDetikKeluar, totalDetikDurasi : integer
ALGORITMA
{input jam masuk dosen}
input (jamMasuk)
input (menitMasuk}
input (detikMasuk}

{input jam keluar dosen}
input (jamKeluar}
input (menitKeluar}
input (detikKeluar}

{konversi kedalam detik}
totalDetikMasuk ← (jamMasuk * 3600) + (menitMasuk*60) + detikMasuk
totalDetikMasuk ← (jamKeluar * 3600) + (menitKeluar*60) + detikKeluar
totalDetikDurasi ← totalDetikKeluar - totalDetikMasuk

{konversi kembali ke posisi awal}
jamDurasi ← totalDetikDurasi div 3600
menitDurasi ← (totalDetikDurasi mod 3600) div 60
detikDurasi ← (totalDetikDurasi mod 3600) mod 60

{output durasi lama kuliah}
output (jamDurasi)
output (menitDurasi)
output (detikDurasi)

Dasar Pemograman: Pengertian - UDINUS


APA ITU PEMOGRAMAN?

Anda mungkin sudah pernah mendengar ungkapan seperti ini sebelumnya: "A computer program is a set of instructions". Masalahnya, ini terdengar seperti salah satu ungkapan yang mungkin benar secara teknis tetapi tidak berguna, seperti "tubuh manusia mengandung sekitar 60% air". Karena ketika Anda mendengar ungkapan ini tapi kemudian Anda melihat program yang kompleks seperti Photoshop atau Microsoft Office atau video game 3D membuat Anda berpikir "Ya, tapi itu bukan hanya sekedar seperangkat instruksi saja, kan?" Tapi sebenarnya semuanya memang merupakan seperangkat instruksi.

Setiap program komputer adalah serangkaian instruksi. Urutan perintah kecil yang terpisah, satu demi satu. Mungkin terdapat lima instruksi yang ada dalam suatu program, mungkin 5.000, mungkin 5 juta. Setiap instruksi memberitahu komputer untuk melakukan sesuatu yang sangat kecil, tapi sangat spesifik dan the art of programming yaitu mengambil ide yang lebih besar dan memisahkannya ke dalam langkah-langkah yang individual.

Programming is the process of taking an algorithm and encoding it into a notation

Jadi, dalam bahasa pemrograman kita menulis instruksi ini dengan menulis apa yang disebut dengan statements. Statements adalah unit sintaksis dari bahasa pemrograman imperatif yang mengekspresikan beberapa tindakan yang harus dilakukan. Statements atau pernyataan dalam bahasa pemrograman seperti kalimat dalam bahasa Inggris. Mereka menggunakan kata-kata, angka, dan tanda baca untuk mengungkapkan suatu pemikiran. Sebagian besar statements cukup singkat, hanya beberapa kata saja. Nah, kata apa, angka, dan tanda baca yang akan Anda gunakan bergantung pada bahasa pemrograman. Beberapa bahasa ingin setiap pernyataan Anda diakhiri dengan semicolon/titik koma, seperti mengakhiri kalimat dalam bahasa Inggris dengan titik, dan yang lainnya tidak. Jadi, Anda harus memahami rules dari sintaks bahasa pemrograman.

APA ITU BAHASA PEMOGRAMAN?

Bahasa Pemograman
Sudah ada ratusan bahasa pemrograman sejak dimulainya komputasi. Ada beberapa bahasa yang populer, bahasa yang digunakan oleh banyak software dan sejumlah besar orang saat ini. Dan beberapa ada komunitas aktif dan job market yang signifikan untuk bahasa itu. Seiring berjalannya waktu, bahasa berubah-ubah popularitasnya. Sebagian besar programmer akan belajar dan menggunakan banyak bahasa selama perjalanan karir mereka. Setelah Anda memahami dasar-dasarnya, mempelajari bahasa baru akan menjadi lebih mudah.

Namun, jika Anda baru dengan pemograman, Anda mungkin bertanya: "Kenapa banyak sekali bahasa pemograman? Jika yang kita lakukan hanya menulis instruksi sederhana untuk komputer. Kenapa tidak hanya ada satu bahasa komputer saja?". Sebenarnya ada bahasa itu memang ada. Jadi, CPU atau central processing unit dari komputer yang merupakan otak dari komputer, maupun desktop, laptop, server, telepon, game console tidak mengerti bahasa-bahasa ini. Kita mungkin secara informal mengatakan saat kita memprogram bahwa kita sedang menulis kode yang komputer mengerti, tapi sebenarnya tidak. Karena, yang satu-satunya CPU mengerti yaitu kode mesin/bahasa mesin. Instruksi nyata yang berjalan langsung pada perangkat keras komputer Anda. Jadi pertanyaannya: "Kenapa kita tidak menulis kode mesin saja?". Karena itu hampir tidak mungkin bisa dilakukan. ini Operasinya numerik, petunjuk kecil yang bekerja pada potongan terkecil di memori komputer Anda dan bahkan jika Anda bisa menulisnya pada dasarnya tidak dapat terbaca oleh orang lain. Dan karena kode mesin bekerja pada tingkat CPU, kode mesin akan berbeda untuk setiap model CPU. Menulis program lengkap dalam kode mesin seperti menggali terowongan melalui gunung dengan hanya sendok teh. Ini secara teori mungkin, tapi akan membawa Anda begitu lama dan sangat membosankan Anda bahkan tidak akan mencoba.

THE ENGINEERING MINDSET

Sebelum Anda langsung memulai menulis kode pemograman, saya akan mempekenalkan Anda ke sebuah konsep yang kita sebut dengan the engineering mindset. Artinya bahasa pemograman apapun merupakan alat dasar yang dirancang untuk memecahkan problem/masalah. Nah, ketika Anda mencari sebuah solusi dari sebuah masalah Anda perlu punya rencana. Salah satu hal yang Anda perlu pertimbangkan sebelum menulis sebuah program.
  • Apa yang sebenarnya Anda ingin program itu lakukan? Kadang Anda menulis karena kehendak Anda sendiri. Atau Anda menulis sebuah program yang diminta orang lain. Jadi, Anda harus benar-benar tau apa yang program tersebut akan lakukan dana bahasa pemograman yang Anda pilih juga harus sesuai.
  • Kedua, Anda perlu punya rencana. Apa yang akan Anda lakukan pertama, kedua, dan seterusnya. Menulis kode tidak seperti bermain piano yang hanya duduk, menekan tombol, dan improvisasi. Anda benar-benar perlu memiliki rencana
  • Setelah kode tertulis, ada proses yang disebut kompilasi. Apa yang kompiler lakukan yaitu mengambil potongan kode yang Anda tulis, yang pada dasar nya hanya plain text. Dan menganalisis untuk memastikan kode tersebut mengikuti aturan bahasa pemograman yang dipilih. Dan mengubahnya menjadi binary code yang komputer bisa mengerti. Seperti yang saya bicarakan sebelumnya.
  • Terakhir, dokumentasi. Jika program Anda ingin dengan mudah dibaca oleh orang lain, Anda perlu mendokumentasi sebagian besar statements dari program Anda. Karena ini bisa membantu jika suatu saat Anda berkerja sama dengan programmer lain dalam mengerjakan suatu project.

NOTASI ALGORIMITK

Programmer yang baik tidak langsung menulis kode program, melainkan mereka pertama-tama membuat sebuah wireframe atau rencana yang biasa disebut dengan notasi algoritmik. Berikut adalah salah satu contoh notasi algoritmik yang paling sederhana. Sebagai gambaran bahwa sebuah program komputer berjalan secara sequential
Notasi algoritmik terdiri dari judul, kamus/deklarasi, dan algoritma
  • Pada bagian judul, Anda mendefinisikan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, fungsi, modul, atau sebuah skema progam. Anda memberi deskripsi singkat apa yang program tersebut lakukan serta tujuannya.
  • Kamus adalah bagian teks algoritma tempat mendefinisikan: nama tipe, nama konstanta, nama variabel, nama fungsi, nama prosedur.
  • algoritma adalah bagian teks algoritmik yang berisi instruksi atau pemanggilan aksi yang telah di definisikan. komponen teks algoritmik dalam pemograman prosdural dapat berupa:
    instruksi dasar seperti input/output, assignment
    sequential statement
    analisis kasus
    pengulangan/loop
JUDUL
{Membuat nasi goreng dengan notasi prosedural}
KAMUS
wajan
kompor
telur
bawang merah dan putih
garam
kecap
ALGORITMA
Letakan wajan diatas kompor
if wajan belum ada minyak goreng then
Tambahkan minyak goreng secukupnya
Nyalakan api kompor
while telur belum dimasukan ke wajan do
depend on kepanasan minyak goreng
belum panas: Tunggu sampai panas
sudah panas: Masukan telur yang sudah dikocok ke wajan
while telur belum cukup teracak do
Aduk telur di wajan
Masukan bawang merah dan putih
while belum keluar aroma do
Aduk bawang merah dan putih
Masukan nasi putih secukupnya
Masukan garam secukupnya
Masukan kecap secukupnya
Aduk isi wajan hingga merata
if nasi goreng sudah matang then
Angkat dari wajan
Sajikan dipiring